Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Bantuan itu Ditarik Kembali


JIKA Anda memberi bantuan, dan kemudian terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, apakah Anda 'tega' menarik kembali bantuan yang sudah 'terlanjur' diberikan?

Anda mungkin tidak. Karena malu. Tapi ada yang tidak malu. Mereka mengambil kembali apa yang sebelumnya sudah disumbangkan.

Ini dilakukan beberapa caleg yang gagal meraup suara, sebagaimana diberitakan media massa. Saat kampanye, mereka menyumbang guna memancing simpati: tabungan, alat musik, terpal dan berbagai hal. Dan ketika suara mereka ternyata jeblok, sumbangan yang sudah 'terlanjur' diberikan (bahkan disertai nama) ditarik kembali.

Ah...

Kenapa ini terjadi?

Penyebabnya adalah, para caleg memberikan bantuan karena ada maunya. Karena ada udang di balik batu. Karena ada sasaran lain yang dituju. Dengan kata lain, sumbangan itu tidak diberikan dengan ikhlas.

Karena tidak ikhlas, karena acuannya untung-rugi, maka ketika mereka merasa 'rugi', berbagai upaya dilakukan untuk balik modal. Sekaligus untuk 'menghukum' pihak penerima bantuan yang ternyata tidak memberikan suara. Yakni dengan menarik kembali sumbangan yang diberikan. 

Mereka melakukan ini tanpa rasa malu. Padahal sebelumnya mereka mengklaim diri sebagai calon wakil rakyat!!





3 comments:

  1. widih, sama saja itu menjolat ludah sendiri, mas. lha wong bersedekah kok ditarik kembali, haks. kalau tetep nyalon pada pemilu yang akan datang, pasti mereka akan langsung di-black list rakyat, hehe ....
    ReplyDelete
  2. tangannya mau pegang recehan tuh!
    ReplyDelete
  3. @ sawali: begitulah kalo berbuat baik namun ada maunya....

    @fandy: hehe
    ReplyDelete